(Antologi Puisi Orang-
Orang Sandiwara)
Oleh: Amanah Nurtasari
Aku
tertitih menapaki bumi
Kiri
kanan konstruksi megah menatapi
Langkah
kian terjerat bayang senyap
Dalam
megahnya kota sandiwara
Orang
terus berlalu lalang
Seraya
berairmuka tersurat berbadan robot belaka
tersungkup
topeng-topeng senyum semu
Bermesin robot berbahan bakar sampah
Aku
terpojok dalam sudut kota
Dimanakah
manusia???
Saat
aku terbelalak bertanya-tanya
Kurcaci
kecil terlelap beralas koran rongsokan
Negeriku
tak mengangkasa
Namun
berharta laut dan tanah
Negeriku
tersihir uang-uang panas
Yang
mengoyak berbalut solek penjajahan kekinian
Matahariku
telah terbitkan proklamasi
Dengan
gagah Garuda lambang nan suci
Namun
apa tafsir nafas bebas manusiawi
Saat
garis suratan negeri kurenungi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar